Andre Villas Boas Merasa Tak Di Hormati

Andre Villas Boas Merasa Tak Di Hormati

Andre Villas Boas Merasa Tak Di Hormati

Pelatih Tottenham Hotspur Andre Villas-Boas merasa apa yang telah dikerjakan olehnya sejauh ini dianggap telah sia-sia. Beberapa pihak yang menyerangnya secara tidak langsung telah merusak kredibilitas kepelatihannya. Hasil imbang 2-2 dengan Manchester United pada akhir pekan lalu di White Hart Lane, membuat posisi Tottenham bertengger di peringkat kesembilan Liga Premier dan membuat tekanan yang teramat sangat diterima Andre Villas-Boas terhadap jabatannya saat ini. Setelah membawa anak-anak asuhannya mengimbangi juara bertahan, pelatih berkebangsaan Portugal itu justru terlibat adu argumen dengan wartawan mengenai pengecualian dalam sebuah artikel yang tertuang pada pekan sebelumnya. Mantan ahli strategi Chelsea itu mengaku kalau dirinya sedang diperlakukan dengan kejam oleh beberapa pihak dengan membandingkan kondisinya sama seperti pelatih Manchester United, David Moyes, yang kini hanya terpaut satu angka dan memimpin satu tingkat di atas Spurs.

“Beberapa orang mungkin mencoba untuk menggoyang integritas saya, mempertanyakan kemampuan saya, dan juga sikap profesional saya dan salah satu orang tersebut ada dan duduk di ruangan ini,” geram Andre Villas-Boas. “Ini sama saja menghina sebuah kesuksesan yang saya raih di klub lain dan saya menganggap hal ini tidak adil. Saya pikir hal ini sangat mengurangi rasa hormat kepada saya dan secara tidak langsung telah menyerang integritas pribadi seseorang. “Saya sama sekali tidak ingin membicarakan pelatih lain. Anda tentu dengan mudah melakukan suatu perbandingan. Karena saya menganggap sebelumnya kami sempat mengungguli di atas Manchester City dan Manchester United, tetapi apa yang terjadi, tidak ada satu pun yang mengulas hal tersebut. Tetapi ketika saat ini kami hanya berada tidak jauh, maka serangan itu seakan-akan ditujukan kepada kami, sehingga saya menganggap hal ini tidak adil.”

Villas-Boas bahkan tidak memberikan jawaban bahkan mengabaikannya ketika ditanyakan komentar yang dikeluarkan oleh mantan presiden klub Lord Sugar, dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio lokal pada Kamis lalu. Saat itu Sugar dengan tegas mempertanyakan taktik dan strategi permainan dari Villas-Boas pada pertengahan pekan dan bahkan ia merujuk kepada seorang Sir Alex Ferguson, untuk keluar dari masa pensiunnya, dan mengambil alih jabatan pelatih berkebangsaan Portugal itu di White Hart Lane. “Sulit bagi saya untuk memahami strategi permainan Andre Villas-Boas,” cetus Sugar dalam sebuah wawancaranya dengan pihak media setempat usai ditenggelamkan Manchester City 6-0. “Formasi permainan yang diturunkan AVB, kemudian saya sama sekali tidak dapat mengerti apa maksud dan tujuannya. Bahkan saya seakan-akan tidak percaya akan hal ini, saya bukanlah seorang pakar sepakbola, tetapi saya bisa memahami ada ketidakberesan di dalamnya.

“Tentu impian saya adalah melihat rekan baik saya Sir Alex Ferguson untuk keluar dari masa pensiun dan memutuskan untuk kembali ke dunia kepelatihan, dan mungkin situasi ini bisa menjadi lebih baik bila ia berada di London dan melatih kami.” Akan tetapi, setelah melihat gol yang disarangkan oleh Kyle Walker dan Sandro digagalkan oleh kedua gol Wayne Rooney, Villas-Boas mencoba untuk menyerang balik sang pengusaha, Lord Sugar. “Saya pikir itu adalah sebuah agenda dari seseorang yang sama sekali tidak menghormati klub, baik saya pribadi dan juga pemain-pemain,” kecam balik Andre Villas-Boas. “Ini tim mereka, ambisi mereka dan mereka sama sekali tidak menukar hal ini demi kepentingan lainnya, dan berbeda dengan Alan Sugar, yang melakukan segala sesuatunya dengan uang.”