Bola Online Aspac Juara Ketiga Turnamen Pramusim NBL 2013

Aspac Juara Ketiga Turnamen Pramusim NBL 2013

Aspac Juara Ketiga Turnamen Pramusim NBL 2013

Bola Online – Dell Aspac Jakarta akhirnya bisa pulang dengan bangga. Tim asuhan Rastafari Horongbala tersebut sukses memastikan tempat ketiga di Speedy NBL Indonesia Preseason Tournament 2013, setelah mengalahkan Satria Muda Britama Jakarta dengan skor 79-51 di DBL Arena Surabaya pada hari Minggu tanggal 29 September 2013. Okiwira Sanjaya adalah aktor atas keberhasilan Aspac tersebut. Shooting guard pemain berumur 24 tahun ini on fire dan berhasil meraih 32 poin dan delapan rebound. Hasil itu pun mengukuhkan Okiwira Sanjaya sebagai pencetak poin paling banyak dalam satu game di turnamen pramusim di tahun 2013 ini.

Sebelum dimulainya pertandingan ini, Okiwira memperoleh apresiasi sertifikat berkat keberhasilan bergabung menjadi anggota 1,000 Points Club atau pemain NBL yang mencetak poin lebih dari 1000 dari Azrul Ananda selaku commissioner NBL Indonesia. Hal itu, memberikan rasa percaya diri yang lebih di diri Okiwira. Okiwira mengaku senang mendapat apresiasi tersebut. Menurut Okiwira, pada game ini yang menjadi kunci kemenangan adalah tetap fokus supaya bisa bermain konsisten selama pertandingan berlangsung. Dia juga meyakini bahwa Aspac akan semakin solid di regular season yang akan datang.

Dalam perebutan gelar peringkat ketiga ini, berlangsung sangat seru. Mulai awal kuarter yang pertama, Aspac tampil secara dominan. Aspac yang melakukan serangan sulit diimbangi oleh tim Satria Muda. Skor di game kuarter pertama ini ditutup 26-16 atas keunggulan Aspac. Kuarter yang kedua berjalan jauh lebih sengit. Satria Muda yang sebelumnya sempat tertinggal dengan 13 poin berhasil memangkas selisih menjadi empat poin. Tapi, Satria Muda masih belum bisa mengejar poin yang diperoleh Aspac. Di kuarter ini, Aspac masih menjadi pemimpin persaingan dengan perolehan 35 poin dan Satria Muda cuma mengkoleksi 31 poin di kuarter dua ini.

Di sepanjang kuarter yang ketiga, Aspac lagi-lagi berhasil mendominasi jalannya laga. Mereka melakukan kombinasi serangan cepat dengan pola bertahan man to man marking. Trik ini terbukti ampuh guna meredam gebrakan Satria Muda. Akhirnya Aspac mengakhiri kuarter ini dengan poin 55-43. Permainan Aspac yang cukup apik ini pun berlanjut di kuarter akhir. Sekian lama, Satria Muda semakin tidak bisa mengejar angka. Akhirnya Aspac pun mendapat gelar juara ketiga setelah menutup game ini dengan selisih poin 28.

Sebelum mengalahkan Satria Muda, Aspac berhasil membuat Bimasakti mengalami lima kekalahan. Dell Aspac Jakarta tidak pernah menghadapi laga dengan santai. Mereka terus melakukan tekanan pada Bimasakti Nikko Steel Malang sampai akhir pertandingan. Aspac berhasil memastikan kekalahan Bimasakti yang kelima sesudah menang 73-60 atas tim yang diasuh oleh Oei A Kiat itu. Aspac berhasil melepaskan diri dari tekanan dalam laga itu. Bola Online