Bursa Transfer Brendan Rodgers Incar Pemain Sayap

Brendan Rodgers Incar Pemain Sayap

Brendan Rodgers Incar Pemain Sayap

Bursa Transfer – Brendan Rodgers tetap bertekad untuk mendatangkan seorang pemain sayap kiri sebelum jendela transfer ditutup untuk memungkinkan Philippe Coutinho berkembang sebagai pemain “Nomor 10” di Liverpool. Manajer Liverpool tersebut harus dibuat frustasi atas penolakan Fenway Sports Group, pemilik klub, untuk mengejar tandatangan Willian setelah Anzhi Makhachkala menerima adanya peningkatan tawaran dari Tottenham Hotspur di awal minggu ini.

Willian diberitakan sebelumnya sebagai target utama ketiga mereka yang harus kandas di musim panas, setelah Henrikh Mkhitaryan dan Diego Costa sebelumnya sudah kandas lebih dahulu, dan dengan kepindahan Stewart Downing ke West Ham, Rodgers menginginkan adanya opsi pada pos penyerangan mereka sebelum 2 September. Alasan Rodgers tersebut cukup masuk akal mengingat penampilan brilian yang ditunjukan oleh Coutinho. Pemain asal Brazil tersebut telah menjadi pilar penting di sisi kiri permainan Liverpool semenjak di datangkan dari Inter Milan dengan nilai 8,5 juta poundsterling pada Januari lalu, akan tetapi sang manajar mempercayai bahwa pemain berusia 21 tahun tersebut akan memberikan dampak yang lebih besar bagi tim nya apabila ia bermain di tengah.

“Posisi ideal baginya adalah seorang pemain dengan peran Nomor 10” Rodgers berkata, yang dikabarkan juga sedang mencari seorang bek tengah yang berpengalaman di bursa transfer. “Saya telah melihatnya di Inter ketika ia dimainkan dalam skema dua gelandang serang dan satu pemain jangkar, dan dia merupakan satu diantara gelandang serang tersebut. Apakah itu dua atau satu, saya yakin ia mampu untuk bermain pada peran tersebut, atau tetap dari sisi lapangam. Namun, ketika ia berada di sentral permainan ini adalah hal yang sangat saya harapkan darinya. Ini lah alasan mengapa saya mencari seorang pemain yang bisa bermain di posisi sayap kiri,”

Coutinho memulai karirnya di Liverpool menampilkan penampilan yang berbeda, dan jauh dari apa yang ia tampilkan di Italia selama 30 bulan, ketika ia banyak menghabiskan waktu berkutat dengan cedera dan sempat dipinjamkan ke Espanyol. Rodgers mengatakan: “Saya tidak merasa ia merupakan sebuah kegagalan di Inter. Di waktu yang sama, Inter membutuhkan dana sehingga mereka memutuskan untuk menjualnya atau tidak. Dia merupakan salah satu pemain. seperti Wesley Snejder, ketika ia pindah. Namun, ketika ia dalam kondisi fit, dia sebetulnya menampilkan performa yang apik. Ia juga masih seorang pemain muda, dan nampaknya bagi seorang pemain muda ketika mereka berlaga di Italia, banyak dari mereka yang tidak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan, tentu itu adalah salah satu alasan kenapa ia dipinjamkan ke Espanyol.

“Dia hanya berusia 18,19 tahun ketika ia memulai di Inter. Anda tidak akan melihat begitu banyak pemain muda yang bermain di kompetisi Italia. Dia berada pada usia dimana seharusnya dengan kualitasnya ia perlu untuk bermain secara reguler, dan tentu ia harus menemukan tempat yang tempat. Ketika saya menyadari bahwa ia tersedia bagi kami, saya sudah berpikir bahwa ia akan berguna bagi kami. Dia merupakan pemain yang menakjubkan, seseorang yang bisa membuat anda senang ketika menyaksikannya di atas lapangan. Dia kini sudah menginjak usia 21 dan masih memiliki karir yang panjang kedepan.” Namun, Coutinho bukan tanpa celah. Banyak yang mempertanyakan semenjak ia bergabung ke Liverpool apakah ia mampu menampilkan performa yang hebat ketika ia bermain dengan tim top Premier League. Dimana ia sempat diganti lebih awal pada laga melawan Chelsea dan Tottenham pada musim lalu, namun Rodgers mengatakan bahwa kedua hal tersebut sangat berbeda dari kenyataannya.

“Dia masih berusaha mengembalikan level kebugarannya dan tentu kedua pertandingan tersebut memiliki tempo yang sangat tinggi” Rodgers menjelaskan. “Akan tetapi saya tidak memiliki sedikitpun keraguan bahwa ia mampu untuk bermain pada partai besar. Saya pernah melihatnya bermain di Champions League bersama Inter, jadi ya ia mampu untuk bermain di laga-laga besar, dia memiliki kualitas untuk itu. Ia mungkin tidak terlihat maksimal pada kedua laga tersebut musim lalu, namun ia tetap memberikan kontribusi.”  Bursa Transfer