Mikel Arteta Sudah Biasa Tertekan

Mikel Arteta Sudah Biasa Tertekan

Mikel Arteta Sudah Biasa Tertekan

Gelandang Mikel Arteta tidak khawatir terhadap semua tantangan yang ada di paruh kedua musim ini. pemain berkebangsaan Spanyol itu mengaku siap menghadapi sejumlah tekanan yang ada untuk memburu gelar Liga Premier kembali setelah beberapa waktu lamanya. The Gunners mampu memuncaki klasemen sementara Liga Premier, walau hanya selisih satu angka saja dengan Manchester City, setelah kemenangan penting dua gol tanpa balas ke gawang Cardiff City di awal Tahun Baru lalu. Kendati demikian, langkah mereka di ajang Piala FA babak ketiga dianggap tidak mudah – di mana Arsenal menjamu sesama tim London utara Tottenham Hotspur – tim besutan Arsene Wenger itu tidak akan beraksi sampai 13 Januari, saat bertandang ke markas Aston Villa.

Pada saat itu, Chelsea kemungkinan besar bisa menduduki klasemen teratas jika mampu memetik kemenangan atas Hull City di akhir pekan, sementara City memimpin klasemen lagi jika menyudahi perlawanan Newastle United di Minggu malam. Dengan meminimalisirkan kesalahan mendasar, gelandang Mikel Arteta – yang memperoleh kepercayaan menjabat sebagai ban kapten usai Thomas Vermaelen duduk di bangku cadangan – menginginkan Arsenal untuk tetap fokus dalam mengantarkan kesuksesan bila setiap kali bertanding di atas lapangan. “Kini kami hanya akan mengandalkan dari pertandingan ke laga berikutnya, karena masih banyak pertandingan yang menanti di depan sana,” lanjut Arteta. “Anda dapat melihat dari setiap pekan dan hasil yang diperoleh benar-benar mengejutkan dan semua orang kini bisa menaruh tekanan kepada siapa pun juga.

“Perebutan gelar juara benar-benar berlangsung ketat hingga akhir musim nanti dan kami ingin berada di sana, karena kami ingin memenangkan liga ini.” Arsenal harus bekerja semaksimal mungkin untuk mengemas tiga angka saat melawan Cardiff, yang disaksikan oleh pelatih baru, Ole Gunnar Solskjaer dari tribun penonton. Bahkan sangking merasakan tekanan yang teramat sangat, membuat penyerang yang baru masuk di paruh kedua, Nicklas Bendtner, sukses mencetak gol dan mengalami cedera, sebelum Theo Walcott menggandakan keunggulan timnya di penghujung pertandingan dan memastikan tiga angka. Kemenangan Arsenal tentu saja dibayar mahal dengan absennya Bendtner yang divonis bakal absen selama sepekan karena gangguan pada pergelangan kaki selepas mencetak gol.

Belum lagi ujung tombak asal Prancis, Olivier Giroud yang juga mengalami permasalahan yang sama dengan Bendtner, namun kemungkinan dapat kembali beraksi melawan Spurs. Kendati demikian, Wenger menegaskan bahwa pihaknya tidak akan panik dan kemudian mengambil sikap untuk terjun di bursa transfer awal tahun ini, di mana penyerang Lukas Podolski baru saja pulih dari cedera dan merupakan salah satu pilihan rotasi yang sangat tepat bagi The Gunners. Arsenal sempat dikaitkan dengan penyerang Fulham, Dimitar Berbatov, yang kontraknya juga bakal berakhir pada musim panas mendatang. Walcott tentu saja siap menyambut siapa pun pemain yang bakal tiba di musim dingin ini. “Sejujurnya, ini merupakan keputusan dari pelatih jika ia menginginkan untuk keluar dan melakukan pembelian, siapa pun yang akan datang pada Januari mendatang, jika tidak toh kami masih cukup kuat sejauh ini,” tutur penyerang internasional Inggris.

“Selalu menyenangkan jika berada dalam sebuah kompetisi yang ketat, namun Januari merupakan periode yang sulit bagi semua pihak, karena sulit untuk memperoleh pemain yang benar-benar memiliki karakter kuat. “Karena pelatih telah mengumumkan bahwa dirinya hanya ingin mendatangkan pemain berkualitas saja dan kami kami memiliki segudang pemain yang sangat baik di ruang ganti.”