Smalling Ucapkan Permintaan Maaf

Smalling Ucapkan Permintaan Maaf

Smalling Ucapkan Permintaan Maaf

Chris Smalling terpaksa mengeluarkan permintaan maaf setelah menimbulkan kontroversi dengan menghadiri pesta memakai kostum seperti pengebom bunuh diri. Pemain Manchester United dan timnas Inggris diambil gambarnya saat mengenakan rompi bergaya tentara, dengan botol dari Jagermeister dan Red Bull disolasi ditubuhnya serta menampilkan kabel yang terjulur dari dalam rompi. Mengalami Masalah di Lapangan juga, Chris Smalling sedang menjalani musim yang sulit atas penampilannya dilapangan. Timnya Manchester United sedang mengalami fase terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Smalling ikut serta dalam pertandingan yang berujung hasil buruk dan di hari Rabu Smalling diberi rating 3/10 oleh Sportsmail. Rating tersebut adalah nilai Smalling dalam pertandingan yang sudah dilakoni musim ini.

Perusahaan manajemen yang menaungi Smalling mengklaim bahwa foto tersebut diilustrasikan sebagai pengambilan gambar Jagerbomb yang populer, yang terdiri dari dua campuran, tapi beberapa orang melihat dan menyalahartikan foto itu sebagai olokan terhadap bom London yang terjadi pada 7/7 tahun 2005. Jacqui Putnam yang selamat dari ledakan di stasiun Edgware Road Tube mengatakan : “Masyarakat masih trauma dengan kejadian itu, bahkan setelah waktu berlalu lima tahun lebih, dan tidak mudah bagi yang pernah mengalami kejadian itu untuk melihat orang menggunakan kostum (yang dipakai Smalling). “Mereka mungkin tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun tapi orang seperti saya dan beberapa korban lainnya, apalagi yang kehilangan keluarga pada kejadian itu tentu tidak suka, dan menyakitkan.”

“Jika orang-orang dapat memikirkan dua kali terhadap rasa sakit yang dapat ditimbulkan dari foto itu, saya dan orang lain yang selamat akan mengucapkan terima kasih.” Graham Foulkes, dari Oldham, anaknya David menjadi korban ledakan tersebut mengatakan bahwa kostum yang dipakai Smalling sebagai salah satu tindakan yang paling menyinggung perasaannya. Perwakilan dari Smalling, the Wasserman Media Group, mengeluarkan pernyataan yang berbunyi : “Chris dan pacarnya sedang mengadakan pesta dengan tema kostum yang unik untuk merayakan Natal dan mereka berdua juga sedang mengadakan pesta ulang tahun secara pribadi di rumahnya sendiri.

“Dia memakai kostum yang membawa botol kosong, merepresentaskan Jagermeister dan beberapa botol lain dari Red Bull yang diikat di dadanya dimaksudkan untuk meniru acara komedi populer yang terdapat minuman“Jagerbomb”. Kendati demikian dia menerima kritikan dari masyarakat dan merasa menyesal akibat tindakannya itu. Dia tak bermaksud menyinggung siapapun dan meminta maaf atas konsekuensi yang timbul dari foto tersebut. “ Smalling adalah korban kesekian dari media Inggris yang terkenal tajam dan kurang kerjaan meliput gaya hidup para pemain diluar lapangan. Sebenarnya foto tersebut hanya digunakan untuk bersenang-senang di rumah pribadinya, karena media yang terlalu fokus terhadap bom bunuh diri London 2005 membuat para korban menjadi sedih dan teringat tragedi itu.